Mudahnya Membuat Taman di Atap Rumah | AGORA DESIGN BALI

Memiliki rumah lengkap dengan taman yang indah tentu jadi impian Anda. Masalahnya, jika Anda menginginkan rumah di tengah kota atau tidak jauh dari pusat kota, keinginan tersebut harus dipendam.

Lahan yang terbatas dan makin banyaknya jumlah penduduk di kota membuat area untuk perumahan semakin terbatas. Akibatnya, Anda harus puas dengan rumah dengan halaman yang kecil. Bahkan, kadang halaman kecil tersebut Anda ubah menjadi ruangan lain agar interior rumah lebih luas.

Tapi, tidak selamanya Anda harus memendam impian memiliki sudut hijau di rumah. Gunakan area atap untuk mendirikan taman kecil Anda alias rooftop garden. Enaknya, membuat taman di atap hanya membutuhkan area seluas 4 meter.

Berikut tips mewujudkannya, tanpa perlu merusak atap beton Anda.

1. Gunakan Pot

Jika Anda memang tidak ingin menanam tanaman dengan menggunakan atap sebagai alas, gunakan pot sebagai wadah tanaman. Pilih tanaman yang akarnya tidak cepat besar atau berbiji tunggal, namun tetap berfungsi meneduhkan, seperti cemara.

Tapi selalu cek kondisi batang dan daunnya, usahakan tidak terlalu rimbun. Anda juga bisa menanam beberapa tanaman bunga yang menyukai sinar matahari seperti adenium. Letakkan tanaman-tanaman pot ini di sudut dan pinggir dak beton.

2. Buat Kanopi

Membangun kanopi memang butuh bujet ekstra, tapi jika Anda membiarkan taman tanpa atap, dijamin Anda justru malas mengunjunginya. Pasalnya, Anda berdomisili di negara tropis yang banyak terpapar sinar matahari.

Untuk menghindari sengatan sinar matahari, buat kanopi sederhana untuk taman Anda. Lagipula, dengan menutup area taman, Anda juga bisa menggunakannya untuk menjemur pakaian. Bila ingin lebih hijau, gunakan tiang kanopi untuk menanam tanaman rambat atau tanaman gantung dalam pot.

3. Pentingnya Saluran Air

Jika Anda ingin menggunakan sebagian dak beton sebagai alas taman—misalnya Anda ingin menanam rumput di atap—lapisi dak dengan material waterproof dahulu untuk mencegah merembesnya air ke ruangan di bawahnya. Air yang merembes juga berisiko membuat langit-langit rapuh dan bocor.

Mintalah bantuan ahli bangunan untuk membuat saluran air di taman kecil di atap Anda. Ingat, bukan hanya saluran air hujan yang jatuh ke taman Anda, tapi juga saluran air bersih untuk menyiram tanaman di taman Anda.

4. Gunakan Lantai Kayu

Untuk sebagian dak beton yang tidak digunakan untuk area tanam, lapisi dengan lantai kayu, lalu hiaslah dengan bantal. Area ini sebagai tempat Anda menikmati taman kecil tanpa harus bersusah-susah membawa meja atau kursi. Selalu cek kondisi lantai kayu agar tidak tergenang air.

Disadur dari http://www.rumah.com/